Emas naik ke level puncak 1,5 tahun seiring dengan pelemahan dolar.

article-01

Harga emas menguat pada Kamis, naik ke level tertinggi mereka sejak Agustus 2016, terangkat sementara dolar AS merosot ke level rendah selama tiga tahun menyusul pernyataan dari Menteri Keuangan AS Steven Mnuchin bahwa ia senang dengan nilai mata uang yang lebih lemah. Emas spot naik 0,2 persen ke $1.361,10 per ounce, setelah mencapai level tertingginya sejak 5 Agustus 2016 di $1.361,87. Emas berjangka AS 0,3 persen lebih tinggi di $1.360,60 per ounce.

"Investor lebih dari bersedia untuk membayar premi asuransi yang besar sebagai dana penyangga menghadapi dampak inflasi dari merosotnya nilai dolar,' menurut Stephen Innes, kepala trading APAC di OANDA. "Kami menduga greenback masih dapat bergerak lebih rendah ... Sebaliknya, chart emas tampak semakin konstruktif dan dapat mendorong harga lebih tinggi hanya dari sisi teknikal," kata analis INTL FCStone Edward Meir. Fokus berada pada rapat kebijakan moneter Bank Sentral Eropa (ECB) di sore hari ini sementara pasar menunggu sinyal penguatan euro.

"Rapat ECB pada Kamis akan menjadi penting (untuk emas), karena dapat memicu kenaikan euro (dan emas) lebih tinggi, khususnya jika bank sentral tersebut mensinyalkan peralihan kebijakan dalam pernyataannya," Meir mengatakan. Calom penawar ScoyiaMocatta, perusahaan perdagangan logam dari bank of Nova Scotia Kanada, telah menyempit menjadi dua calon, menurut tiga sumber perbankan dan industri. Di antara logam mulia lainnya, perak spot turun 0,2 persen ke $17,50, setelah menyentuh level puncak lebih dari empat bulan di $17,61 selama sesi sebelumnya. Platinum naik 0,3 persen ke $1.015,24, setelah mencapai level tertingginya sejak 8 September di $1.021,20 pada sesi sebelumnya. Palladium naik 0,1 persen ke $1.111,50.